MERPATI

Foto Saya
Wahyu Dianasari
Batam, Kepulauan Riau, Indonesia
Kedamaian, kebahagiaan, dan kebersamaan
Lihat profil lengkapku

Rabu, 27 Agustus 2008

Kegiatan SPMI KEPRI bulan Agustus

BURUH BERSATU, TAK BISA DIKALAHKAN...
BURUH BERSATU, KESEJAHTERAAN BUKAN HANYA ISAPAN JEMPOL BELAKA..

Ada beberapa agenda besar yang dilakukan oleh SPMI KEPRI di bulan Agustus ini.
Selain SPMI sedang mempersiapkan kader2 terbaiknya untuk duduk di dewan perwakilan rakyat dan provinsi...

SPMI KEPRI juga punya dua acara besar yang digelar bulan Agustus tahun 2009 ini.

1. AKSI MASA PENOLAKAN OUTSOURCING
Penegasan sikap FSPMI terhadap pelaksanaan outsourcing yang melanggar aturan, disikapi oleh FSPMI dengan melakukan aksi massa secara Nasional.
FSPMI KEPRI sebagai tahap awal memberikan tekanan kepada pemerintah kota Batam
dan DPRD kota Batam dengan menurunkan sekitar 2200 anggotanya untuk turun ke jalan pada tgl 14 Agustus 2008.
Jalan depan kantor Pemko dan DPRD Batam mendadak penuh dengan para pekerja pabrik yang rela berpanas panas untuk mengadukan nasibnya pada pejabat exekutif dan legislatif kota ini, yang selama ini terkesan menutup mata dengan masalah yang dihadapi para pekerja.

Tuntutan SPMI seperti tertuang dalam petisinya menolak praktek outsourcing yang tidak sesuai UU yang sangat merugikan kaum pekerja.
Orasi demi Orasi disampaikan untuk membakar semangat para peserta demo, walaupun terik matahari membakar kulit para pekerja, semangat para pekerja tidak surut.. hal ini terbaca dari teriakan para pekerja setiap kata kata penyemangat disampaikan oleh para orator.
Keringat para pekerja yang bercucuran cukup dihargai oleh pejabat pemko dan wakil rakyat dengan diterimanya para wakil pekerja oleh wakil pemko dan DPRD.
Sebagai kelanjutannya, Setelah demo yang dilakukan pekerja SPMI, Saat ini Disnaker kota Batam yang punya peran kontrol dalam hal ketenaga kerjaan sedang giat mendata pelaku outsourcing yang tidak sesuai aturan.

Selamat bekerja para pengawas ... tegakkan kebenaran... janganlah rakyat sendiri dijual hanya demi segebok uang..
kami akan selalu mendukung bapak dalam menegakkan kebenaran dan menghapuskan kedhaliman.


2. TOURING MOTOR BATAM - BINTAN - BATAM MENEMPUH JARAK 333km
Pada tgl 16 Agustus 2008 Sekitar 30 sepeda motor dengan berbagai type dan sekitar 55 orang anggota SPMI berkonvoi dan berangkat menuju Bintan dengan menggunakan kapal Roro.
Hujan rintik rintik mengiringi kepergian para pejuang buruh ini yang tetap bersemangat.
Perjalanan ditempuh dalam waktu 1 jam menuju Bintan dan kapal bersandar di pelabuhan Tg Uban.
Kedatangan konvoi motor disambut hangat oleh konvoi motor teman2 dr PC SPMI Bintan.
Konvoi motor dan bendera SPMI memenuhi sepanjang perjalanan dari pelabuhan Tg Uban menuju Sekretariat PC Bintan.
Setelah beristirahat, konvoi motor gabungan dari Batam dan Bintan sore harinya bergerak menuju Tg pinang.
Iring iringan sekitar 40 motor, kibaran bendera SPMI dan bendera merah putih menarik perhatian masyarakat Bintan dan menyambut para bikers SPMI dengan melambaikan tangannya.
Tiba di Tg Pinang malam hari sekitar jam 9 malam, para bikers SPMI beristirahat sejenak dan menyantap makan malam.
Setelah beristirahat sekitar 1 jam para bikers SPMI melanjutkan perjalanan menuju pantai trikora dan bermalam disana.
Keesokan harinya para bikers SPMI mengibarkan merah putih dan membacakan naskah proklamasi di pantai Trikora dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 63.
Sekitar pukul 10 pagi seusai upacara bendera dan ramah tamah para bikers SPMI beranjak menuju pelabuhan Tg Uban untuk kemudian kembali ke Batam.

BRAVO SPMI BATAM... BRAVO SPMI BINTAN...
Dengan kebersamaan, Jarak bukanlah penghalang...
Dengan kekompakan, Kesetiakawanan bisa digalang...
Dengan persatuan, Kekuatan ada ditangan.






Tujuan Touring selanjutnya... Karimun I Am Coming.
Kemungkinan jajaran perangkat SPMI KEPRI akan turun ke Karimun bersama para bikers.

Kamis, 07 Agustus 2008

Pas buat cuaca Batam yang panas.


ES KOPYOR SINTETIS

1 bungkus agar agar putih
400 ml santan
75 gram gula pasir
1/2 sdt garam
Sirup Cocopandan
Air kelapa
Es batu

CARA MEMBUAT
Rebus santan, gula, garam dan agar agar putih sampai mendidih.
Biarkan hangat, kemudian cetak dengan cara menyiram diatas es batu sedikit demi sedikit.
Agar agar akan terbentuk seperti lembaran daging kelapa yang dikerok.
Susun dalam gelas, kopyor sintetis, sirup cocopandan, es batu dan air kelapa.
Es kopyor siap dihidangkan

Minggu, 03 Agustus 2008

THERE IS A HOPE TO SAVE OUR NATION

URAIAN DARI TAJUK
Pada Pemilu 2004 jumlah pemilih yang tercatat adalah sekitar lebih dari 145 juta orang, Tapi suara yang tercatat dari hasil pemilu 2004 adalah sekitar 113 juta orang.

Ini artinya hanya sebesar 77% pemilik hak suara yang menggunakan suaranya.
Berarti sekitar 33% lebih memilih golput atau tidak menggunakan hak suaranya.
Belum lagi WNI yang tidak punya hak suara...

Apa yang terjadi ???
Apakah bangsa ini sudah tidak perduli lagi dengan negaranya ???


Cukup ironis memang melihat kenyataan yang menimpa negeri tercinta ini.
Korupsi dimana mana... bukan hanya satu atau dua orang, seratus atau dua ratus orang yang melakukan korupsi di negeri ini....
Tapi lebih dari itu...
Hampir di setiap departemen di pemerintahan ini ada yang korupsi...
Bahkan di lembaga legislatif yang katanya adalah wakil rakyat dan harusnya menyuarakan suara rakyat justru menohok rakyat dari belakang...
Wakil rakyat justru membuat rakyatnya berdecak kagum karena keberanian dan keserakahan mereka...

Kira kira... apakah wakil rakyat itu mendengar perut rakyat yang keroncongan karena busung akibat lumbung padi yang kosong karena gagal panen ?????

Kira kira... apakah wakil rakyat itu mendengar tangisan petani yang tidak mampu beli pupuk karena harganya sangat mahal...????

Kira kira... apakah wakil rakyat itu mendengar saat pekerja kontrak menangis di rumah kostnya yang hanya berukuran 2x2 meter karena kontraknya tidak diperpanjang ?????

Kira kira.... apakah wakil rakyat itu mendengar saat pekerja menjerit karena kenaikan upah yang selalu tertinggal dari laju iflasi....???????

Kira kira.... apakah wakil rakyat itu mendengar saat pekerja was was dan tidak berani untuk berserikat, yang seharusnya membuat pekerja pandai dan justru mengerti akan hak2nya,
karena intimidasi terjadi di setiap sudut pabrik yang menjadi saksi bisu tangisan pekerja ??????

Mungkin wakil rakyat yang sewaktu kampanye banyak mengumbar janji, memang tau dan membaca koran saat ada pengusaha yang kabur dan pabriknya tutup,

Mungkin wakil rakyat yang sewaktu kampanye membantu kita membangun sarana umum di lingkungan perumahan kita, sudah mendapatkan bisikan dari ajudannya bahwa kita sedang menangis karena upah yang kita terima tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan kita,

Mungkin wakil rakyat yang dulu kita pilih dengan membaca 'Bissmillah' memang mendengar tangisan dan jeritan kita,

Tapi mereka tidak tau bagaimana membantu kita...
Mereka tidak punya waktu untuk hal hal kecil yang mengganggu tidur malamnya....
Mereka tidak sempat untuk menengok pekerja yg harus menginap di pabrik karena pabriknya akan tutup...

Tidak ayal lagi... bangsa ini menjadi bangsa yang tidak perduli dengan nasib bangsanya.
Terlalu besar kekecewaan yang harus dihadapi bangsa ini..
Terlalu besar penderitaan yang harus dialami rakyat kecil...

Tapi... apakah kita akan membiarkan hal ini terus terjadi...????

Apakah bisa kita melihat kemiskinan dimana man
a dari Sedan mewah kita...???

Apakah bisa kita melihat tayangan televisi yang setiap satu jam sekali menayangkan cerita persekongkolan orang2 kepercayaan kita...????

Apakah bisa kita melihat anak2 kita tidak mendapatkan pendidikan yang layak karena tingginya biaya pendidikan ...????

Apakah bisa kita melihat adik, kakak,abang, dan sepupu kita pulang kerumah menangis karena kehilangan pekerjaannya...???

TIDAK...TIDAK...TIDAK....TIDAK...TIDAK...TIDAK...TIDAK...TIDAK...TIDAK...TIDAK...!!!!

Kita harus hentikan semua ini sebelum negara ini hancur....!!!!
Kita harus segera bangkit dari indivualisme dan segera memandang di sekeliling kita ..!!!!
Kita harus yakin bahwa harapan itu masih ada...
Tidak semua orang Indonesia punya mental bobrok seperti mereka yang sudah mengkhianati kita...
Tidak semua orang Indonesia yang tidak punya hati nurani seperti mereka yang sudah membiarkan kita antri 10 kilometer hanya untuk dapat minyak tanah...

Masih banyak orang baik di negeri ini....

Sudah saatnya kita ambil peranan membenahi negeri kita yang tercinta ini...
Sebelum anak anak kita menerima akibat dari egoisme kita...






Sabtu, 14 Juni 2008

Kenapa pekerja perlu berserikat ??

"Ada seorang gadis belia berumur 19 tahun bernama Santi, dia bekerja di perusahaan A di kota B sebagai operator. Dia seorang pekerja yang sangat rajin, tidak pernah membolos dan dia anak yang penurut. Pada suatu hari dia mengalami haid, tapi haidnya kali ini tidak seperti biasanya. Dia merasakan nyeri yang sangat luar biasa. Akhirnya dia pergi ke dokter. Setelah diperiksa, dokter memberinya obat penghilang rasa sakit dan memberinya cuti haid selama dua hari. Dokter bilang itu biasa, pada saat haid perempuan memang sering mengalami nyeri. Setelah minum obat dan istirahat dalam dua hari sakitnya pasti hilang. Sepulang dari dokter dan ketika hendak beristirahat, Santi mengirim sms kepada leadernya dan mngatakan kalo' dia sedang cuti haid. Disaat hendak merebahkan badannya dia menerima sms yang ternyata dari supervisornya yang bernama Anton. Isi sms itu sangat mengejutkan Santi isinya berisi kemarahan dari sang supervisor dan mengancam akan menganulir cuti haidnya kalo' dalam dua hari ini Santi gak masuk kerja. Santi menjadi gundah... kalo' cuti haidnya di anulir, pasti gajinya dipotong karena dianggap mangkir. Tapi rasa nyeri yang dirasakannya belum kunjung reda. Santi nekat... karena rasa nyeri itu bnr2 mmbuatnya gak tahan. Dua hari kemudian Santi dipanggil sama supervisornya... dia dimarahi habis2an dan sekali lagi dia diancam akan dianulir cuti haidnya. Ternyata benar sewaktu terima slip, gaji Santi dipotong dua hari.... Santi pasrah...dia tidak berani protes. Kemudian hal serupa terjadi lagi di bulan berikutnya, Santi bener nekat.... karena rasa nyeri itu bener2 tidak bisa ditahannya. Lagi2 supervisornya mengancam untuk menganulir cuti haidnya dan akan memotong gajinya. Santi nekat... biarlah aku dipotong gaji, aku bener2 gak kuat menahan sakitnya.. itulah yang ada dalam pikiran Santi. Setelah dua hari istirahat di rumah, Santi kembali bekerja seperti biasa. Tapi.. begitu dia akan memakai baju kerjanya, leader nya memanggil dan mengatakan kalo' Santi dipanggil HRD. Tanpa punya firasat apapun Santi melangkah menuju ruangan HRD. Sesampai disana ternyata Santi disodori surat PHK dengan alasan mangkir kerja selama 4 hari dalam 2 bulan ini tanpa alasan yang jelas.. Santi bener2 kaget dan hampir saja pingsan, bagai ada gempa bumi di sekelilingnya. Sesaat Santi terdiam dan kemudian menangis. Dia berusaha menjelaskan pada staf HRD bahwa selama 4 hari itu dia tidak masuk kerja karena cuti haid. Kemudian staf HRD itu mengatakan dengan mudahnya... bahwa cuti haid Santi di anulir karena tidak ada persetujuan dari atasannya. Santi menangis menjadi jadi... kembali dia berusaha menjelaskan pada staf HRD kalo' dia mengambil cuti haid itu karena dia benar2 mengalami nyeri haid.. dipaksakan untuk masuk kerja pun dia gak akan tahan. Tapi staf HRD itu mengatakan bahwa Santi tetap di PHK. Santi bingung... harus kemana lagi dia ..... Sewaktu pulang kerumah dia menceritakan kejadian yg menimpanya itu pada teman se kostnya yg kerja di perusahaan lain. Temannya mengatakan bahwa itu adalah pelanggaran terhadap UU no 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Santi tidak bersalah dan temannya menyarankan pada Santi untuk mengadu ke serikat pekerja agar didampingi untuk menyelesaikan masalahnya. Santi bingung... apa itu serikat pekerja ? Ternyata Santi bukan anggota dari salah satu serikat pekerja yg ada. Karena memang selama ini yg dia tahu hanya kerja dan pulang ke tmpt kost. Akhirnya dia diajak oleh temennya itu untuk konsultasi dngn salah satu serikat pekerja yg ada. Mengingat Santi bukan anggota Serikat pekerja , akhirnya Santi disarankan untuk melaporkan kejadian itu ke disnaker setempat untuk meminta mediasi. Serikat Pekerja tidak bisa mendampingi Santi karena Santi bukan anggota SP. Akhirnya Santi pun melakukan saran itu dan pergi ke disnaker tanpa didampingi oleh SP. setelah laporannya ke disnaker, Santi menunggu kira2 dua minggu dan akhirnya Santi dipanggil oleh disnaker dan disana dia dipertemukan dengan pihak HRD dari perusahaan tmptnya bekerja selama ini. Kesimpulan dari pertemuan itu adalah pihak disnaker menganjurkan pada pihak perusahaan agar Santi dipekerjakan kembali karena tidak ada alasan bagi perusahaan untuk mem PHK Santi. Kemudian pihak HRD mengatakan kalo' dia akan menghubungi Santi. Tapi .... sampai sebulan setelah pertemuan itu belum juga ada telpon dari perusahaan untuk memanggil dia bekerja kembali sementara uang di kantong sudah menipis, bahkan ketika dia coba datangi perusahaan tersebut security mencegahnya untuk masuk. Katanya dia tidak boleh masuk. Bingung... sedih .... kecewa bercampur aduk. Santi bener2 gak tau apa lagi yg harus dilakukannya. Jangankan untuk bayar uang kost untuk makan saja dia harus numpang sama temen kostnya...Santi bingung... tiba2 jalanan jadi gelap dan dia tak sadarkan diri di pinggir jalan."
Kasus diatas merupakan salah satu contoh kecil yang pernah terjadi di pabrik2 maupun perusahaan besar yang ada.
Sebuah pemandangan ironis yang tidak seharusnya terjadi. Negara kita kan negara hukum.
Sudah jelas Cuti haid merupakan hak bagi pekerja perempuan dan sudah diatur oleh negara dalam UU no 13 tahun 2003 pasal 81 yang berbunyi :
Ayat 1, Pekerja/buruh perempuan yang dalam masa haid merasakan sakit dan memberitahukan kepada pengusaha, tidak wajib bekerja pada hari pertama dan kedua pada waktu haid.
Kenapa hal yang sudah jelas diatur dalam UU masih bisa dijadikan alasan untuk melakukan PHK? Apakah kita harus pasrah dan menerima jika tiba2 kita di PHK?
Sangat penting sekali buat pekerja untuk mengerti dan memahami UU ketenaga kerjaan ataupun PP tentang ketenagakerjaan yang ada. Sehingga apabila terjadi sesuatu di tempat kerja yang terjadi bukan hanya bingung dan tak berdaya.
Itulah kenapa kita perlu berserikat. Dengan serikat kita bisa menimba ilmu mengenai ketenagakerjaan, bersatu dan berjuang untuk mendapatkan hak yang selama ini di kebiri. Minimal untuk diri sendiri dan juga untuk menolong orang lain.
Seandainya Santi anggota SP, dia akan didampingi oleh SP dalam mediasi dengan disnaker, dan apabila tidak ada kesepakatan ataupun pelanggaran maka bisa dilanjutkan ke PHI ( pengadilan Hubungan Industrial).
Sudah saatnya keadilan ditegakkan. Jangan karena orang kecil dan tidak tahu apa2 orang seperti Santi bisa diperlakukan secara tidak adil.
Mudah2 an artikel ini bermanfaat.

Senin, 02 Juni 2008

SAFARI GENDER KE PT EXAS

Kunjungan gender untuk bulan Mei adalah kunjungan ke PUK EXAS di mukakuning.
Teman teman perempuan di Exas cukup bersemangat dan antusias dengan kedatangan kami tim safari gender.
Ini terbukti dengan beragam pertanyaan dan keluhan dari apa yang sudah mereka alami.

Rombongan tim safari gender kali ini :
1. Diana, DPW Kepri
2. Agung W, Hakim ad hock FSPMI
3. Aris, PC SPL SPMI batam
4. Yanti, DPW Kepri
5. Lilis, PC EE SPMI Batam

Selain dari tim rombongan juga hadir bersama kita adalah Fida dari TURC yang dalam kedatangannya ke Batam untuk melakukan riset mengenai K3.

Terima kasih PUK EXAS....
Kunjungan selanjutnya...

INFINEON... I am coming.

Business corner

Business corner
Khusus wilayah Batam